Betapa Istimewanya Wanita

This slideshow requires JavaScript.

Alhamdulillah, Selasa 9 April 2013 program kerja Askar Keputrian ( نسائية) berjalan dan membahas keistimewaan wanita tentang bagaimana keistimewaan wanita. Pembicaranya adalah teh Marina angkatan 2007.  Mahabesar Allah yang menciptakan segalanya berpasang-pasangan siang dengan malam, bulang dengan matahari, langit dengan bumi, gunung dengan laut, dan laki-laki dengan perempuan.

Secara Biologi maupun psikologi. Perempuan dan laki-laki memiliki perbedaan diantaranya dalam segi biologis hormon pada perempuan lebih banyak, bentuk tubuh juga berbeda, tingkat kekuatan berbeda, jumlah sel penyusun tubuh perempuan lebih banyak dari laki-laki, perempuan memiliki rahim sedangkan laki-laki tidak, perempuan mengalami menstruasi sedangkan laki-laki tidak.

Dalam segi psikologis laki-laki pada batas tertentu ia akan tampak egois. Berpikir terkonsentrasi (memusat) pada kebutuhan dirinya saja, hanya memperhatikan dirinya sendiri. Lebih leluasan atau secara terang-terangan mengatakan pendapatnya, berani mengungkapkan perasaannya. Sedangkan perempuan dengan mudah bisa bersambung dengan sisi kepemimpinannya yang ada pada dirinya akan menjadi lebih banyak perhatian pada orang lain, melebihi perhatiannya pada dirinya sendiri. Ketika merasa tidak dapat mencapai sesuatu yang diinginkannya ia akan terlihat lebih banyak ekspansi, akan bertanya-tanya tentang kepentingan orang lain dan mengabaikan dirinya sendiri dan tidak merasakan hal tersebut, cenderung pemalu dan menyembunyikan perasaannya.

Dalam Islam pun ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan terutama dalam kewajibannya. Namun, ketika melakukan ibadah kepada  Allah maka pahala yang diperoleh sama besarnya tidak dibedakan berdasarkan gender. Begitu pula ketika melakukan dosa maka hukumannya akan sama.

Dalam islam laki-laki dan perempuan sama dihadapan Allah, hal ini diperkuat oleh firman Allah dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain.” (Ali Imran: 195).

Namun di ayat yang lain Allah SWT mengingatkan bahwa laki-laki dan wanita tetap berbeda.

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi wanita ada bagian dari apa yang mereka usahakan.” (An-Nisa’ 32).

Dengan demikian Allah swt menciptakan laki-laki dan wanita dengan keistimewaan masing-masing dan perlakuan hukumnya-pun berbeda. Allah swt juga melarang laki menyerupai wanita dan sebaliknya.

Sebenarnya persamaan yang menuntut persamaan antara laki-laki dan perempuan sangatlah merugikan kaum perempuan itu sendiri. Pemahaman tersebut dinamakan feminism, tentu hal ini sangat menyedihkan karena masyarakat kalangan sekuler di ajak untuk berfikir model feminis yang notabene adalah gerakan yang lahir dari cara pandang ala barat, dimana di dunia mereka tidaklah dikenal istilah etika, moral, adab dan iman.

Dalam islam perempuan sangat diistimewakan, hal ini diperkuat oleh sabda Rasulullah SAW berikut:

“Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari Muslim)

Hadist diatas merupakan hadits sahih yang memperjelas bagaimana seorang wanita itu di-istimewakan. Salah satu cara Islam melindungi kaum wanita adalah dengan menutup auratnya agar terhindar dari gangguan dan fitnah sebenarnya aurat itu adalah perhiasan wanita yang hanya boleh diperlihatkan kepada mahram kita. Namun belakangan ini banyak wanita yang dengan sengaja memamerkan perhiasannya dan menimbulkan syahwat serta mengakibatkan fitnah. Dalam hadits Rasulullah SAW bersabda:

Seluruh dunia ini adalah perhiasan dan perhiasan terbaik di dunia ini adalah wanita yang sholehah.” (HR. an-Nasa’I dan Ahmad).

Berikut beberapa keistimewaan perempuan:

  1. Doa perempuan lebih makbul daripada laki-laki karena sifat penyayangnya lebih besar daripada laki-laki. Ketika Rasulullah SAW ditanya akan hal itu beliau menjawab, “Ibu lebih penyayang daripada ayah dan doa orang penyayang tidak akan sia-sia.”
  2. Satu perempuan yang shalehah lebih baik daripada 1000 laki-laki shaleh.
  3. Syurga itu di bawah telapak kaki Ibu.
  4. Apabila perempuan hendak bersalin maka Allah menganggapnya sedang berjihad.
  5. Perempuan apabila ia shalat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta berbakti pada suaminya, masuklah ia dari pintu syurga yang mana saja ia kehendaki.
  6. Aisyah ra bertanya, “Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang paling besar haknya terhadap wanita?” Rasulullah SAW menjawab, “suaminya”. Aisyah bertanya lagi “ Siapa pula berhak terhadap laki-laki?” Rasulullah SAW menjawab, “Ibunya.”
  7. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah s.w.t. mencatatkan baginya setiap hari dengan 1.000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1.000 kejahatan.
  8. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, darjatnya seumpama orang yang sentiasa menangis kerana takutkan Allah s.w.t. dan orang yang takutkan Allah s.w.t., akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
  9. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibubapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
  10. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya syurga.
  11. Daripada Aisyah r.a. “Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuan lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: