Mengenal Waktu Shalat Magrib

Waktu shalat magrib dimulai sejak terbenamnya matahari dan hal ini menjadi ijma’ (kesepakatan) para ulama. Yaitu

sejak hilangnya semua bulatan matahari ditelan bumi dan berakhir hingga hilangnya syafaq (mega merah)

Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW: Dari Abdullah bin Amar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Waktu Magrib sampai hilangnya syafaq (mega).” (HR. Muslim).

Syafaq menurut para ulama seperti Al-Hanabilah dan As- Syafi’iyah adalah mega yang berwarna kemerahan setelah terbenamnya matahari di ufuk barat. Sedangkan Abu Hanifah berpendapat bahwa syafaq adalah warna keputihan yang berada di ufuk barat dan masih ada meskipun mega yang berwarna merah telah hilang. Dalil beliau adalah: Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Dan akhir waktu Magrib adalah hingga langit menjadi hitam.” (HR Tirmizy). Namun menurut kitab Nashbur Rayah bahwa hadits ini sanadnya tidak shahih.

 

 

Sumber:
Riyadi, AR Sugeng.2012.Urgensi Hisab-Hisab Rukyat untuk Pendidikan Ummat.Solo:Majalah Assalaam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: