Puasa-Puasa yang Diharamkan

1. Puasa pada hari raya
Hari raya disini adalah, Idul Fitri maupun Idul Adha. Berdasarkan pernyataan Umar ra:

Inilah dua hari dimana Rasulullah SAW telah melarang berpuasa padea dua hari tersebut, hari raya idul fitri setelah kamu sekalian berpuasa(pd bulan Ramadhan) dan (Idul Adha) ketika kamu sekalian memakan sebagian dari hewan kurban kamu sekalian.(Diriwayatkan oleh Bukhori No 1990; Muslim No 1137)

2. Hari Tasyrik
Hari-hari tasyrik yaitu 11 12 13 Dzulhijjah, karena Rasulullah SAW telah mengutus seorang penyeru yang menyampaikan pesan beliau di Mina dengan menyebutklan:

Janganlah kamu sekalian berpuasa pada hari-hari ini, karena hari-hari ini adalah hari-hari untuk makan dan minum serta untuk senggama.(Diriwayatkan oleh At-Thabrani 11/232 dan aslinya di dalam Muslim No 1142)

3. Hari-hari pada saat haid dan nifas
Berdasarkan ijma’ (kesepakatan ulama) mengenai rusaknya (batalnya) puasa seorang wanita yang haid dan nifas sesuai sabda RAsulullah SAW:

Bahkan jika seseorang mengalami haid, ia tidak melaksanakan sholat dan tidak pula berpuasa? itu adalah bagian dari kekurangannya dalam agama.(Diriwayatkan oleh Bukhori No 304)

4. Puasa orang yang sakit
Puasa dalam kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan jiwanya, berdasarkan firman Alloh SWT:

Dan janganlah kamu membunuh dirimu sendiri, sesungguhnya Alloh Maha Penyayang kepadamu.(An-Nisa : 29)

sumber: Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jaza’iri. Minhajul Muslim. Ensiklopedia Muslim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 916 other followers

%d bloggers like this: